Senin, Juli 13, 2009

Angka 375

375 seketika aku lemas tak berdaya. Setelah mendengar angka bilangan itu. Pelan emang suaranya, tapi bagiku menggema bagai suara gemuruh petir di angkasa. 3....7....5..... diikuti tanda Z......

aku coba crita ke dua org temen smsku e.. nggak ada saran yang masuk. Yaudah tak matiin aja hapeq. Sampai 375 itu hilang.

Yang membuat aku shock adalah aku tu nggak tahu maksud 375 itu apa, baru setelah aku mendapat kertas nota pembayaran jasa service Rp. 375.000,00 (tiga ratus ribu tujuh puluh lima ribu rupiah). Fantastis itu artinya hasil leburku yang dimulai kemarin nyampe besok minggu belum cukup untuk menutup tu angka. Apalagi denger2 dari isi tabunganku. Pergi ke jogja untuk minggu depan dibatalkan dulu. Itu artinya aku bakalan berlama-lama di rumah.

Aku sangat bingung menentukan ekspesiku gimana apakah aku harus sedih ataukah senang. Akhirnya aku padukan semua menjadi sebuah lagu dari The Rain “Tersenyum Dalam Luka”.

Tidak ada komentar: